kutatap bingkai sejarah
menatap jauh ke masa lalu
andai waktu dapat kembali berputar
mengiringi langkah kaki
setibanya di lembar itu
aku tersujud
menangis beku
kaku
seandainya aku lebih bijak
sedikit dewasa dan mengantarkan jiwa
aku akan bebas
menatap indah dunia
.....
Manusia Tiada Pernah Bisa Menjadi Sosok Yang Sempurna, Tapi Manusia Selalu Punya Kenangan dan Impian Serta Hal Indah Dalam Hidupnya,...
Tuesday, August 16, 2005
Wednesday, August 03, 2005
Triyogo,...
Hari ini sobatku melaksanakan Kolokium, babak-babak terakhir selama masa akademisnya. Jauh dari dalam hati sakit rasanya tidak bisa mendampingi dia sekarang disana, yang penting do'anya sampai.
Maafin ane Bro,... sorry banget.
Andaikata kau laksanakan kemarin atau hari esok,... mungkin beda jalan ceritanya.
Amien
Maafin ane Bro,... sorry banget.
Andaikata kau laksanakan kemarin atau hari esok,... mungkin beda jalan ceritanya.
Amien
Monday, August 01, 2005
Kalkulatorku mati
...
Kalkulatorku mati lagi
tiada sempat kuhitung dosa
untuk kuperbandingkan dengan dekatnya ajal
Kalkulatorku mati lagi
semua habis tak tersisa
hitungan, algoritma, nyaris tiada beda
Kalkulatorku mati lagi
dapatkah ku temukan kembali
sekadar untuk melihat
apakah aku layak mendapat surga
Kalkulatorku mati lagi
tiada mungkin bisa kuhitung
kutimbang dengan seksama
yang ku tahu
dosaku masih terlalu banyak
untuk bisa dihitung dengan jejari yang ada
Kalkulatorku mati lagi
...
Saturday, July 23, 2005
oopps, whatswrong with my openoffice.org
Aneh bin ajaib, ane nggak bisa jalanin openoffice pas jadi user biasa, ada yang salah?!?
Setelah beresin instalasi Xfce4 Desktop Environtment di GDM, akhirnya bisa jalan juga tuh session.
#apt-get install xfce4
#apt-get upgrade xfce4
masalah yang timbul adalah saat mengeksekusi aplikasi openoffice.org dari sisi user biasa, ane ngalamin masalah. Loading aplikasi yang sangat lama banget.
$openoffice
beda halnya pas aplikasi tersebut dieksekusi pada Xterm sebagai superuser, dengan menggunakan command yang sama.
#openoffice
Ada beberapa asumsi, yang pertama adalah loading aplikasi saat menggunakan user biasa membutuhkan waktu yang agak lama tapi dugaan yang ini kurang pas deh rasanya, dan yang kedua adalah adanya kesalahan penyetiingan pada Xwindows nya, atau bahkan pada openofficenya sendiri...
Masih muter ni Otak belum nemuin, yang bakalan dicoba adalah konfigurasi alias settingan di
/etc/x11/xfce*
semoga saja terpecahkan,...
Setelah beresin instalasi Xfce4 Desktop Environtment di GDM, akhirnya bisa jalan juga tuh session.
#apt-get install xfce4
#apt-get upgrade xfce4
masalah yang timbul adalah saat mengeksekusi aplikasi openoffice.org dari sisi user biasa, ane ngalamin masalah. Loading aplikasi yang sangat lama banget.
$openoffice
beda halnya pas aplikasi tersebut dieksekusi pada Xterm sebagai superuser, dengan menggunakan command yang sama.
#openoffice
Ada beberapa asumsi, yang pertama adalah loading aplikasi saat menggunakan user biasa membutuhkan waktu yang agak lama tapi dugaan yang ini kurang pas deh rasanya, dan yang kedua adalah adanya kesalahan penyetiingan pada Xwindows nya, atau bahkan pada openofficenya sendiri...
Masih muter ni Otak belum nemuin, yang bakalan dicoba adalah konfigurasi alias settingan di
/etc/x11/xfce*
semoga saja terpecahkan,...
Thursday, July 21, 2005
xfce4 di neng debi
Piuh, ternyata beresin Xwindows di neng Debi (Neng Debi, panggilan sayang untuk sang Debian, GNU/Linux) cukup rame juga, walau ada kejadian lucu. Nginstall nyoba pake jalur lambat, ada temen yang iseng ganti model penginstalan jadi tasksel, walau relatif lebih cepat, dokumentasi dan eksperimen jadi ngaco deh.
Baru saja usai, ternyata kita bisa melakukan perubahan pada windows system agar tampilan lebih halus, jujur aja biar mirip ama mac, dicoba aja deh akhirnya. tapi belon kelar karena ada lib yang kebawa, atau ada lib yang kurang bahkan.
hmmm,... sigh.
Baru saja usai, ternyata kita bisa melakukan perubahan pada windows system agar tampilan lebih halus, jujur aja biar mirip ama mac, dicoba aja deh akhirnya. tapi belon kelar karena ada lib yang kebawa, atau ada lib yang kurang bahkan.
hmmm,... sigh.
Subscribe to:
Posts (Atom)