Tuesday, November 29, 2005

sesal

penyesalan memang tiada pernah datang di awal

sesal,...
hanya kata yang terucap
untuk sebuah kesalahan yang tidak semestinya

sesal,...
hanya ratap iba
untuk sebuah kegagalan yang tiada terelakkan

sesal,...
hanya fragmen pahit
dari sekumpulan manisnya cerita hidup

sesal,...
tercipta ketika bersama rasa kecewa

aku menyesal,...
sebuah kata sakti menyakiti diri

aku menyesal,...
pastilah ada dalam kisah hidup manusia

aku menyesal,...
untuk berbagai hal tercipta dan terlaksana

aku menyesal,...
termasuk dalam kata cinta

aku menyesal,...
mencintainya
jika hanya untuk melihatnya bahagia bersamanya

aku menyesal melihatnya
tertawa bahagia dalam naungan cintanya

aku menyesal,...
sekalipun aku ikut berbahagia

aku menyesal,...
tak bisa membuatnya bahagia

dia adalah milikku
kini, nanti, dan untuk selamanya

Friday, November 11, 2005

Dua Gelas Itu Membisu

Dua gelas itu hanya bisa terdiam membisu
temani kita lalui senja bahagia
kemarin

Secercah warna yang ada
semoga tidak lekang usia

Usai cinta terjerembab ke alam maya
asa muncul jauh dari arah sana
menuju alam nyata

Tuesday, October 11, 2005

wusssh,....

malam merayap semakin hening
sunyi sepi di lereng bukit

seruan adzan dan alunan al fatihah
mengiringi keharuan malam ini

terasa indah di telinga
sebuah pengharapan tanpa basa basi
pada Yang Esa

hmmm,...

aliran jiwa tertuang dalam raga
menahan sendu

tangis dalam genggaman
tiada bisa bersama mereka

dirikan rakaat demi rakaat
bacakan bait demi bait pemujaan
lantunkan asa demi asa
untuk kehidupanku jauh di hari nanti

wussshhhh,...

angin lalu membawa peluhku berlalu

Saturday, October 08, 2005

Setidaknya,...

Setidaknya Ramadhan masih tetap jadi bulan konsumtifisme para kaum Muslimin. Fenomena yang ada ini sudah sangat lama sekali terjadi, tradisi baju baru, celana baru, mungkin sudah biasa. Bahkan di sisi lain ada juga yang heboh dengan tradisi mobil baru.

Jauh dari fenomena tersebut, mungkin kita sebagai umat muslim sudah saatnya berpikir bahwa kita harus menjadi cerminan bagi umat yang lain, itu pun jika memang kita merasakan bahwa kita memiliki fungsi dalam tataran sosial hidup bermasyarakat.

Saya hanyalah orang yang bodoh dan hanya bisa sebatas tataran dialektika. Maaf, bukan hati ingin memberikan kursus atau pelajaran berenang pada seekor itik. Tapi ini hanya opini yang ada dalam alam fikir saya saja.

Toh, begitulah nyatanya.

hmmm,...

Thursday, October 06, 2005

Kesel ama Blog

pas banyak ide buat nulis,...
blog ini nggak bisa diakses,...

hmmm,...